5 Cara Mendaftar Produk ke BPOM Sesuai Aturan Wajib yang Berlaku
Berikan Rating!

Sesuai aturan, produk obat dan makanan yang beredar hendaklah berizin BPOM guna menjamin hak konsumen. Akan tetapi, hingga kini ternyata masih banyak yang tidak memahami perihal aturan pendaftaran produknya, sehingga merasa kebingungan. Berdasarkan hal tersebut, maka ulasan ini sengaja menghadirkan informasi penting terkait cara mendaftar produk ke BPOM, antara lain:

Cara Mendaftar Produk ke BPOM

1. Siapkan Dokumen Persyaratan yang Diperlukan

Cara mendaftar produk ke BPOM sesuai aturan pertama yang harus di lakukan pengusaha adalah menyiapkan dokumen persyaratan. Yaitu terdiri dari sejumlah surat penting dan wajib ada yang terdiri dari:

  • Identitas masing-masing perusahaan di sertai dengan surat yang diakui legalitasnya di mata hukum;
  • Izin melakukan produksi yang di keluarkan oleh instansi Disperindag;
  • Dokumen laboratorium yang berkenaan dengan kandungan zat pada produk obat, makanan, atau produk kosmetika yang di daftarkan di sertai bukti valid uji kimia dan lainnya;
  • Sample produk riil dan kerangka label sesuai dengan rencana perusahaan sebelum benar-benar di lepas ke pasaran;
  • Lembar formulir resmi dari BPOM yang telah di isi dengan lengkap; serta
  • Berbagai kelengkapan dokumen lain yang memudahkan proses verifikasi yang di jalankan oleh pihak pegawai BPOM baik yang di kirim online maupun bukti fisiknya.

2. Unduh Aplikasi Resmi BPOM

cara mendaftar produk ke BPOM yang kedua, setelah yakin dengan sejumlah persyaratan yang di miliki, maka pebisnis bisa mengunduh aplikasi online resmi dari BPOM. Caranya, dengan mengikuti langkah praktis sebagai berikut:

  • Buka play store di ponsel masing-masing kemudian cari, unduh, dan jalankan instalasi aplikasi resmi BPOM;
  • Setelahnya, baca menu dan aturan yang ada di halaman utama; kemudian
  • Lakukan registrasi perusahaan dengan mengisikan data yang di minta secara lengkap dan sesuai keadaan yang sebenarnya.
Baca Juga :   Mengenal Potensi 5 Kerugian Usaha Jamur Tiram yang Sering Terjadi

3. Registrasikan Data Produk yang Di miliki

Bila sudah menginstal aplikasi onlinenya, maka cara mendaftar produk BPOM yang ketiga adalah meregistrasikan. Ada dua langkah utama yang harus di tempuh oleh pebisnis, yaitu:

  • Mengisikan data perusahaan dan produk obat maupun makanan secara lengkap dan detail sesuai perintah yang tertera di aplikasi online; dan
  • Mengirimkan bukti fisik dari dokumen persyaratan atau salinannya ke kantor BPOM guna langkah verifikasi yang akan di laksanakan oleh petugas dari BPOM.

4. Tunggu Proses Verifikasi dari Petugas BPOM

Jika semua proses pengisian dan pengiriman data fisik produk telah di lakukan oleh pengusaha, maka cara mendaftar produk ke BPOM tinggal menunggu kabar dari verifikator. Biasanya, proses ini memakan cukup waktu sehingga pengusaha harus sedikit bersabar. Namun demikian, bila ingin mendapat kepastian lebih jelas, pengusaha bisa menghubungi layanan resmi BPOM baik melalui email maupun via telepon.

Baca Juga Selengkapnya :
Semua Tentang Digital Marketing
Jasa Website : Untungnya Menggunakan Jasa Website Profesional
7 Template Power Point Paling Keren Terbaru

5. Bayar Tagihan yang Dibebankan

Terakhir, setelah data produk lolos dari proses verifikasi maka pengusaha di wajibkan untuk melunasi sejumlah tagihan. Lazimnya, pihak BPOM akan menerangkan sejumlah beban biaya baik pengurusan awal ataupun perpanjangan yang terdiri dari:

RajaBackLink.com
  • Biaya registrasi obat atau makanan sekitar 100 ribu rupiah untuk masing-masing itemnya;
  • Sekira 1,5 juta rupiah untuk notifikasi produk buatan luar kawasan Asean serta setengah juta rupiah untuk produksi kawasan Asean;
  • Beban perpanjangan sekira 1 juta rupiah dengan masa berlaku hingga 5 tahunan bagi jenis usaha kecil; serta
  • Senilai 5 juta rupiah bagi pengurusan sertifikasi terkait teknik pembuatan kosmetika yang baik.
Baca Juga :   Pahami Cara Usaha Ternak Lele Pemula agar Selalu Untung

Nah, demikianlah tadi serangkaian cara mendaftar produk ke BPOM sesuai aturan berlaku yang wajib di pahami oleh pengusaha. Perizinan ini sifatnya urgent dalam memberikan jaminan pada konsumen yang dapat meningkatkan kepercayaan atas kandungan makanan atau obat. Untuk itulah sebaiknya pengurusan segera di lakukan, agar impian pengembangan usaha yang lebih besar segera terlaksana!

Bagikan Sekarang!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content Is Protected !!