5 Cara Jualan Soto Biar Laris Wajib kamu Coba!
Berikan Rating!

Melihat warung soto, rasanya sering banyak pengunjungnya. Jualan soto memang menjanjikan, tapi juga banyak pesaingnya. Untuk itu, sebaiknya ketahui cara jualan soto biar laris jika tertarik bisnis makanan tersebut.

Sejarah Singkat Soto di Indonesia

Setiap berkunjung ke suatu daerah tertentu, tidak jarang menemukan warung soto bukan? Makanan berkuah tersebut memang mudah ditemukan di setiap sudut kota di Indonesia. Uniknya lagi, hampir setiap daerah memiliki karakteristik soto masing-masing.

Misal, soto di Kudus dan Bogor. Kedua soto tersebut berbeda dari segi rasa dan kuah. Jika Anda pernah mencicipinya, pasti dapat membedakannya, Tidak hanya dari segi rasa, penyajian soto di beberapa daerah juga berbeda. Ada yang penyajiannya dicampur dengan nasi dalam satu mangkok soto dan ada yang terpisah.

Sebelum membahas cara jualan soto biar laris, akan lebih baik tahu sejarahnya pula. Mengutip dari laman Tirto.id, soto ini awalnya berasal dari orang-orang Tionghoa. Kala itu, seperti yang kita tahu bahwa China dulu melakukan perdagangan hingga ke Indonesia. Saat itu, orang China memperkenalkan soto ketika membuka warung atau restoran.

Mulanya, orang China membuatnya menggunakan daging babi yang kemudian menggantinya dengan daging ayam. Ini sebagai bentuk adaptasi terhadap masyarakat Islam di Indonesia yang tidak mengonsumsi daging babi. Jadi, wajar saja jika dulu maupun sekarang banyak menemukan warung soto ayam. Itulah sejarah singkat soto di Indonesia.

Baca Juga :   3 Cara Jualan di Sakura School Simulator untuk Member

Seiring berkembangnya waktu, soto mulai menyebar ke berbagai daerah di Indonesia dengan varian rasa dan penyajian. Umumnya, masyarakat menyajikan soto dalam mangkok. Beberapa jenis soto di Indonesia yang populer, yakni Soto Tamansari dari Yogyakarta, Soto Lamongan, dan soto banjar asal Kalimatan Selatan.

5 Strategi Menjual Soto agar Untung

Bicara soal cara jualan soto biar laris tentu ada strategi khususnya. Tertarik berwirausaha ini? Berikut ulasan lengkapnya di bawah ini.

RajaBackLink.com
  1. Tentukan modal usaha jualan soto

Namanya bisnis, pasti tidak terlepas dari dana alias modal. Membuka warung soto sebenarnya tidak banyak modal jika tidak perlu menyewa kios atau lapak. Apabila lokasi rumah Anda strategis dan ada ruang kosong, maka Anda dapat memanfaatkannya menjadi warung soto.

Modal tersebut juga bergantung dari jenis soto yang Anda jual karena beda soto terkadang beda bahan utama pula. Contohnya, modal usaha soto ayam dengan jualan soto daging sapi pasti berbeda. Bukan hal yang mengejutkan, mengingat harga kedua daging tersebut juga beda.

  1. Temukan cita rasa yang pas

Bisnis jualan soto tidak akan laris jika Anda tidak berhasil membuat enak masakan tersebut. Namanya bisnis kuliner, tentu saja rasanya harus enak dan menggunggah selera.

Terkait masakan yang enak, memang lidah setiap orang berbeda-beda dalam menentukannya. Namun, setidaknya Anda harus bisa menyajikan soto yang enak atau standar dapat diterima semua lidah orang.

Ada banyak resep soto di internet yang dapat Anda pelajar, mulai dari resep soto ayam, soto daging sapi, soto kemiri, dan lainnya. Saran saja, Anda bisa melakukan riset atau observasi langsung dengan survei mencicipi setiap soto yang ada di beberapa warung.

Baca Juga :   3 Cara Jualan Es Krim Aice, Wajib Tahu Untuk Penjual

Lakukan analisis rasa dan penyajian, kemudian Anda bisa mengembangkannya. Selain itu, tidak lupa tentukan jenis soto yang ingin Anda jual. Misalnya, Anda menjual soto Bogor, maka buatlah cita rasa yang khas soto tersebut bukan resep soto ayam biasa.

Memperoleh resep yang pas bukanlah hal yang mudah. Namun, cara jualan soto biar laris dapat Anda wujudkan jika berhasil memiliki resep tersebut. Sebab itu, buatlah beberapa resep dan minta bantuan orang lain untuk melakukan testimoni. Catat hasilnya dan lakukan improvisasi hingga mendapatkan resep yang cocok.

  1. Sajikan soto secara tepat

Apabila Anda tidak tahu cara menyajkan soto dengan benar, maka cara jualan soto biar laris tidak bisa tercapai. Mengapa demikian? Begini, soto adalah makanan berkuah. Jika Anda menyajikannya di piring, tentu akan menyulitkan pembeli untuk memakannya. Secara tidak langsung ini akan menurunkan kepuasan konsumen terhadap pelayanannya sehingga berpengaruh pada omzet penjualan kedepannya.

Meski demikian, bukan berarti cara penyajian tersebut membatasi Anda untuk berkreasi. Cara penyajian soto di beberapa daerah atau resto juga unik-unik. Ada yang menggunakan mangkok dari tempurung kelapa, mangkok gerabak, dan lainnya. Anda dapat menghadirkan keunikan penyajian soto tersebut dengan berbagai kreasi, tapi tetap memperhatikan aspek kemudahan bagi konsumen.

  1. Modifikasi unik menu soto 

Modifikasi jualan soto, apa itu? Maksudnya, jualan soto bukan berarti hanya menjual menu soto saja. Anda dapat menawarkan menu tambahan seperti minuman atau jajanan pelengkap. Biasanya, jajanan pelengkap itu berupa gorengan tempe, bakwan, telur puyuh, kerupuk, sate jeroan, dan lainnya. Sementara untuk minuman terdiri dari teh anget, teh tawar, es teh, es jeruk, dan es kopi.

Tak hanya itu, Anda juga bisa memodifikasi menu soto. Hadirkan varian soto yang memberikan banyak pilihan pada konsumen. Misal, Anda membuka warung soto ayam sekaligus modifikasi menunya. Menu tersebut seperti soto ayam bakso, soto ayam ceker, soto ayam tetelan, dan lainnya. Ragam menu soto tersebut akan membuat konsumen tidak mudah bosan. Dengan begitu, Anda bisa mewujudkan cara jualan soto biar laris.

  1. Dekorasi warung soto jadi nyaman

Makan soto enak tapi tempatnya jorok, memang mau? Meski cita rasa adalah hal utama dalam kuliner, tapi tidak lagi ketika tempat makan tersebut terkesan kurang bersih. Menjaga kebersihan dan kenyamanan merupakan hal terpenting dalam membuka bisnis makanan, walaupun hanya warung soto pinggiran.

Baca Juga :   Berbagai Prosedur Pengurusan Izin Usaha yang Wajib Diketahui Pebisnis

Desain warung soto pinggir jalan yang umum, yakni ada banner bertuliskan nama warung tersebut beserta gerobak sotonya. Anda dapat melengkapinya dengan beberapa kursi, meja, tabel menu, dan peralatan tambahan lainnya. Tidak lupa, sediakan tisu, tempat cuci tangan, dan tempat sampah guna menjaga kebersihan konsumen.

Terakhir, Anda tentunya harus melakukan promosi. Apalagi, jika warung soto tersebut baru buka. Manfaatkan media sosial dan temukan target konsumen Anda. Sekian info mengenai cara jualan soto biar laris tersebut. Semoga bermanfaat khususnya bagi Anda yang ingin buka usaha warung soto.

Bagikan Sekarang!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content Is Protected !!